Pages

Jumat, 26 April 2013

kisah para nabi


IBRAHIM BIN AAZAR ‘alaihissalaam
             Nabi ibrahim ‘alaihissalam putra aazar adalah seorang rosul sekaligus kekasih Allah subhaanahu wa ta’aala. Nabi ibrohim berdakwah di daerah yang sekarang di sebut babilon (di sebutkan di sebagian riwayat). Penguasa ketika bernama namruud.
             Nabi ibrahim berdakwah kepada kaumnya tapi nabi Ibrahim tidak mendapat jawaban yang baik. Bahkan dari sang ayah tercinta pun. Ayahnya menolak dakwah nabi ibrahim dan berkata “ apakah engkau tidak suka kepada tuhan tuhan ku wahai ibrahim? Jika kau tidak kunjung berhenti, akan ku lempar kau..”
             Tidak hanya di situ, nabi Ibrahim tak henti hentinya mendakwahkan kaumnya. Berbagai cara pun beliau lakukan agar kaumnya dapat menerima hidayah Allah. Suati hari nabi Ibrahim mendatangi tempat ibadah kaumnya. Di situlah semua berhala di letakkan. Ketika kaumnya sedang lengah di malam hari, nabi Ibrahim menghancurkan seluruh berhala, dan menyisakan satu berhala besar. Kemudian nabi Ibrahim meletakkan kapak yang di gunakan untuk menghancurkan berhala itu di leher berhala besar. Keesokan harinya, betapa kagetnya kaumnya... ketika hendak beribadah, mereka dapati tuhan tuhan mereka berserakan di tanah tak berdaya. Mereka pun mencari tahu siapa yang tega menghancurkan tuhan tuhan mereka. Kemudian seorang di antara mereka berkata “ ingatkah kalian kepada seorang bernama ibrahim yang selalu mengajak kita untuk meninggalkann tuhan tuhan kita?” mereka pun menjawab “ ya, panggil ibrahim kemari !!”. ketika ibrahim di datangkan, mereka bertanya : “apa engkau yang menghancyrkan tuhan tuhan kami?” Ibrahim menjawab “tidak kah kalian melihat patung besar itu? Mengapa hanya ia yang tak hancur ?? lantas mengapa ada kapak di leher nya? Mungkin ia yang menghancurkan tuhan tuhan kalian..... “ mereka menjawab dengan amarah “bodoh kau ibrahim !!!! bagaimana kami bertanya kepada mereka sedangkan mereka tidak mendengar.. “ nabi Ibrahim pun menjawab “siapa yang lebih bodoh? Saya atau kalian yang meminta kepada patung patung yang bahkan di hancurkan mereka tidak bisa melindungi diri sendiri, lantas bagaimana mereka akan melindungi kalian?” mendengar jawaban itu, bertambah lah amarah mereka... sehingga hal itu menyebabkan nabi ibrahim di lempar ke dalam api yang menyala nyala... Allah pun tidak menyia nyiakan hambaNya yang taat. Allah berkata kepada api “jadilah kau dingin kesalamatan atas Ibrahim wahai api “.
             Ketika nabi Ibrahim tidak mendapatkan jawaban dari kaumnya selain saudara nabi Ibrahim ( nabi Luth ) dan istri beliau, nabi Ibrahim pergi menuju mesir. Di sambutlah nabi Ibrahim oleh raja mesir ketika itu. Raja mesir ketika itu terkenal suka mengambil istri dari suaminya. Atas dasar itu nabi Ibrahim mengatakan bahwa istrinya ‘sarah’ adalah saudaranya. Berkali kali raja itu ingin berbuat buruk kepada sarah istri nabi Ibrahim. Tapi siapa yang bisa berbuat buruk jika Allah melindungi orang tersebut ??!! ketika nabi Ibrahim merasa tidak nyaman, nabi Ibrahim pun pamit dari raja untuk pergi. Sang raja yang merasa bersalah, meminta maaf dan sebagai bentuk permintaan maaf raja, raja menghadiahkan seorang budak perempuan bernama ‘hajar’. Hajar pun di bawa oleh nabi Ibrahim agar membantu meringankan pekerjaan. Karena sarah merasa iba kepada suami tercinta karena tidak mampu memberikan keturunan kepada nabi Ibrahim yang kelak bisa meneruskan dakwah yang di bawa oleh sang suami, sarah pun memberi saran kepada sang suami agar menikahi hajar. Saran sarah pun di terima oleh nabi Ibrahim, dinikahilah hajar, dari pernikahan hajar dengan dengan Nabi ibrahim lahirlah nabi Ismail ‘alaihimaassalaam.
             Atas perintah Allah pula lah nabi Ibrahim meletakkan hajar dan putra tercinta di sebuah tempat yang tidak ada tanaman. Yang kemudian tempat tersebut di kenal dengan nama MAKKAH. Beberapa kali nabi Ibrahim mengunjungi putra tercinta ismail. Di sebutkan dalam sebuah riwayat ada 4 kali nabi ibrahim berkunjung. Di antara kunjungannya nabi ibrahim di perintahkan untuk menyembelih putra tercinta. Kemudian Allah gantikan dengan seekor domba. Yang kemudian hari Allah jadika sebagai salah satu dari ibadah haji hingga hari ini. Di antara kunjungannya adalah untuk membangun ka’bah baytullaah. Dan begitulah nabi Ibrahim yang selalu taat kepada Allah subhaanahu wata’aala. Tidak pernah sekalipun ia mengeluh..
             Dari istri beliau yang bernama sarah, nabi ibrahim memiliki keterunan bernama nabi ‘ISHAQ’ . ketika nabi Ibrahim kedatangan tamu, nabi Ibrahim menyembelih seekor anak sapi untuk di hidangkan kepada tamu. Ketika hidangan sudah siap, tamu itu tidak menyentuh sedikitpun. Ibrahimpun ketakutan, ketika Ibrahim ketakutan, mereka berkata “jangan takut, kami adalah utusan Allah membawa perintahNya. Kami mengabarkan bahwa istrimu akan melahirkan seorang putra dan kami di perintahkan untuk mengadzab kaum nabi Luth.” Sarah yang mendengar ucapan malaikat berkata “bagaimana mungkin aku bisa hamil. Aku ini mandul dan suamiku sudah tua.. ini sesuatu yang mustahil..” malaikat menjawab “apakah engkau merasa mustahil dengan putusan Allah ?!” nabi ibrahim pun meminta kepada para malaikat agar tidak mengadzab kaum nabi Luth. Akan tetapi malaikat menjawab “ini adalah keputusan Allah dan tidak bisa di rubah.” Dari keturunan ISHAQ akan lahir nabi Ya’qub. Dari nabi Ya’qubn akan lahir nabi Yusuf dan seterusnya... dari istri sarah inilah nabi ibrahim memeiliki keturunan para nabi. Dan dari sarah inilah keturunan yahudi.
             Di sebutkan di suatu riwayat bahwa ada istri nabi Ibrahim bernama QONTUURA. Memiliki seorang anak bernama MADYAN. Dari keturunan madyan inilah lahir nabi SYU’AIB...
             Dan beginilah nabi Ibrahim di sebut sebagai bapak para nabi. Diantara sifat mulia yang bisa kita ambil dari nabi Ibrahim adalah sifat SABAR... dengan sifat inilah Allah memberi julukan dengan ulul ‘azmi...


# jika ada kesalahan maka itu dari kejahilan penulis. Mohon koreksian dari pembaca.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar