HUDZAIFAH
IBNU AL YAMAN
Tergolong dari kalangan sahabat
yang memiliki kecerdasan, sehingga ia mendapat julukan “ penjaga rahasia
Rosulullah “. Hal ini di karenakan beliau mengetahui nama nama org munafiq yang
Rosulullah sebutkan, beliau mengetahui kejadian kejadian yang Rosulullah
kabarkan dari fitnah fitnah hari kiamat. Hudzaifah di kenal mengetahui nama
nama orang munafiq yang tidak Rosul kabarkan kepada sahabat lain. Hal ini
membikin kholifah ‘Umar resah. Ia takut dirinya termasuk orang orang munafiq
yang Rosul sebutkan, sehingga kholifah ‘umar menemui hudzaifah dan berkata “
aku meminta atas nama Allah, apakah aku termasuk orang munafiq yang Rosul
sebutkan kepadamu?” maka hudzaifah menjawab “ Tidak , dan aku tidak akan
memberi tahu setelah ini.
Ayah hudzaifah bernama hisl bin jabir.
Ia memiliki hutang darah kepada seseorang di kaumnya, lantas ia melarikan diri
bersama hudzaifah kepada kabilah di madinah bernama bani abdi asyhal dan
meminta perlindungan dari mereka. Oleh karenanya ia di juluki “al yaman” karena
kabilah itu berasal dari yaman.
Ketika kaum muslimin menghadapi
perang badar di tahun ke 2 hijriyah, hudzaifah dan ayahnya tidak ikut serta.
Hal ini di karenakan janji yg di buat oleh mereka dengan abu jahal. Ketika
hudzaifah dan ayahnya hendak hijrah ke madinah, hal ini di ketahui oleh abu
jahl, kemudian ia menangkap keduanya dan berkata, “hendak kemana kalian pergi?”
mereka menjawab “kami hendak menyelelasikan urusan kami.” Kemudian abu jahl
berkata, “kalian pasti akan menuju Muhammad. “ lantas abu jahl mengambil janji
untuk tidak membantu Muhammad dalam perang badr. Dan hal ini di sampaikan
kepada Rosulullah, Dan rosul pun mengizinkan.
Ketika perang uhud, hudzaifah ikut
serta bersama kaum muslimin. Pada peperangan inilah, ayahnya, hisl tewas...
tetapi ia tewas di tangan kaum muslimin !! ketika peperangan berjalan, kaum
muslimin yang terlena dengan harta dan tidak mengindahkan perintah Rosulullah
mendapat tekanan dari kafir qurays yang di pimpin oleh kholid ibn walid sebelum
memeluk islam. Kaum muslimin yg tidak mengenal wajah hisl, dan di karenakan
keadaan ketika itu sangat genting, mengira ia pasukan musuh. Hudzaifah
berteriak dari kejauhan “ abi....!! abi...!! itu ayah ku ....!!!! “ tetapi
terjadilah apa yang terjadi. Seusai peperangan hudzaifah mengampuni pembunuh ayahnya,
dan tidak mengambil uang tebusan.
Pada peperangan khondak, dimana
kaum muslimin terkena musim paceklik. Tidak ada makanan, di tambah kaum
muslimin harus mengahadapi musuh yang bersatu padu. Kaum qurays, orang nashrani
dan yahudi madinah di bawah komando abu sufyan bersatu untuk menyerang madinah.
Rosulullah memanggil para sahabat untuk bermusyawarah. Berdiri lah salman al
faarisi memberi saran agar di buat parit mengelilingi madinah guna menahan
musuh untuk tidak mendekati madinah. Rosulullah pun menyambut ide tersebut
dengan baik. Beliau meminta para sahabat dan penduduk madinah untuk menggali
parit. Ketika penggalian parit inilah, banyak mu’jizat yang diberikan Allah
kepada nabi kita Muhammad-sallahu ‘alaihi wa sallam-. Beliau mengabarkan akan
jatuhnya kaisar roma dan persia di tangan kaum muslim, sepiring kurma yang
mampu memberi makan penduduk madinah hingga kenyang bahkan kurma itu tidak
habis sedikitpun dan di antara pertolongan Allah yang besar adalah, Allah
kirimkan badai besar yang memporak porandakan tenda tenda mereka. Mereka
bercerai berai, Rosulullah mengutus hudzaifah agar melihat keadaan di sebrang
dan berwasiat agar tidak melakukan apapun selain mencari informasi. Sebelum
berangkat, Rosul mendoakan hudzaifah. Hudzaifah pun berjalan di tengah gelapnya
malam, dinginya cuaca yang menusuk tulang, akan tetapi itu semua hilang atas
bantuan dari Allah. Tibalah hudzaifah di tenda tenda musuh, dan ia melihat sang
komandan abu sufyan sedang berdiri memberikan intruksi agar setiap orang
menanyakan siapa orang yang ada di sebelahnya, agar tidak tersusupi oleh
pasukan Muhammad. Hudzaifah yang memiliki otak cerdas segera ia menanyakan
orang di sebelah kanannya dan sebelah kirinya agar ia tak di tanya oleh orang
lain. Dan beginilah kecerdasan hudzaifah. Hudzaifah berkata “demi Allah,
seandai Rosulullah tidak meminta selain mencari informasi, akan ku penggal
kepala abu sufyan. Yang menghalangiku hanyalah pesan dari Rosulullah .“. Allahu
Akbar !!! betapa ia berpegang teguh pada perintah Rosulullah.
Pada masa khilafah Abu bakar,
hudzaifah mengusulkan untuk di kumpulkannya Al qur’an dalam satu mushaf. Ia
melihat karena banyak yang terbunuh di peperangan nahawand (peperangan di masa
khilafah Abu bakar dalam memerangi orang orang murtad) adalah kalangan penghafal
Al qur’an.
Pada masa kholifah Umar bin
khottob, hudzaifah di angkat oleh kholifah menjadi gubernur di daerah madaain.
Dan hudzaifah wafat di madaain setelah masa kholifah Utsman bin ‘Affan pada
tahun 36 Hijriyah.
Semoga Allah kumpulkan
kita bersama hudzaifah dan sahabat lain di surga kelak. Amiin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar