Pages

Jumat, 26 April 2013

kisah para nabi


ISA PUTRA MARYAM ‘alaihissalaam
             Orang orang yahudi membencinya dengan mengatakan Isa sebagai anak pezina. Sebaliknya, orang orang nasrani berlebihan dalam mencintainya mereka mengatakan ia adalah anak tuhan bahkan mereka mengatkan bahwa ia adalah tuhan... sedangkan kita orang islam mengatakan bahwa nabi isa adalah hamba dan Rosul Allah... subhaanallaah betapa indahnya islam. Tidak mendholimi dan berlebihan dalam memberikan hak kepada nabi Isa.
             Maryam ibunda isa adalah putri Imron. Istri Imron bernadzar ketika mengandung maryam agar ia serahkan anaknya untuk Allah subhaanahu wa ta’aala. Ketika istri imron melahirkan, ia meliharkan seorang anak perempuan yang kemudian di beri nama MARYAM. Kemudian maryam dewasa tinggal bersama zakaria di sebuah tempat ibadah.
             Ketika maryam mengambil tempat yang jauh di sebelah timur, ia kedatangan seorang yang tak lain adalah malaikat Allah yang menyerupai manusia. Maryam berkata “aku berlindung kepada Allah dari kamu “ dia berkata “ aku adalah utusan Allah untuk memberimu seorang keturunan” maryam berkata “bagaiamana mungkin aku memiliki keturunan sedangkan aku belum menikah dan aku bukan pezina ?!” dia menjawab “ begitulah keputusan Allah agar Allah jadikan sebagai tanda tanda kekuasaanNya.” Tak lama kemudian ibunda maryam pun mengandung. Maryam tahu apa kata kaumnya jika ia hamil padahal ia tidak menikah, oleh karenanya ia pergi ke suatu tempat dan bernaung di bawah pohon korma... maryam berkata “seandainya aku mati dan aku tak pernah di ingat” (perkataan yang menunjukkan maryam sangat kebingungan apa yang harus ia jawab ketika kaumnya nanti menanyakan anaknya). Allah tidak pernah menyianyiakan hambaNya yang solih. Allah jadikan pohon korma itu tunduk kepada Maryam. Maryam cukup menggoyangkan batang pohon korma itu maka korma korma akan berjatuhan. Allah berkata kepada maryam “makanlah dan minumlah dan tenanglah... jika orang orang bertanya kepadamu katakanlah aku bernadzar kepada Allah  untuk tidak berbicara kepada orang lain.”
             Dan lahirlah nabi Isa ‘alaihissalaam. Serta merta kaumnya bertanya kepada maryam “wahai saudari harun , ayah kamu itu bukan orang jelek dan ibumu bukan pezina?!” (maksudnya : mereka menuduh maryam berbuat zina padahal ayah maryam seorang soleh begitu juga ibunya, lantas bagaimana bisa maryam berbuat zina?) maryam pun tidak menjawab pertanyaan mereka, ia hanya memberi isyarat untuk bertanya kepada anakanya, kaumnya berkata “bagaimana mungkin anak yang masih di gendong bisa menjawab ?!” tetapi dengan mukjizat Allah nabi Isa yang ketika itu masih di gendong menjawab “ aku adalah hamba Allah, Allah akan memberikan kepadaku al kitab dan menjadikan ku seorang nabi. Dan aku di berkati dimana aku berada dan memerintahkan aku untuk sholat dan zakat sepanjang hidupku. Dan memerintahkanku juga untuk berbakti kepada ibuku dan tidak menjadikanku seorang yang sombong. Keselamatan bagiku pada hari kelahiranku hari kematianku dan hari kebangkitanku.”
             Di zaman nabi Isa, kemajuan manusia ketika itu di ilmu kedokteran. Masing masing orang memilki kemampuan kedokteran. Ketika itu nabi Isa di beri mukjizat oleh Allah berupa mampu menghidupkan orang meninggal. Dan hal ini tentunya mengejutkan banyak belah pihak.
             Nabi Isa di kepung oleh pasukan kerajaan yang di hasud oleh yahudi untuk menangkap isa. Pengikut nabi Isa bernama yudas berkhianat atau bahkan ia memang sudah dari awal di pasang sebagai intelejen. Ketika hari penggerebekan, yudas lah yang menunjukkan tempat nabi Isa. Akan tetapi Allah terus menolong hambaNya. Allah angkat nabi Isa ke langit dan Allah serupakan wajah nabi Isa dengan Yudas, sehingga pasukan kerajaan yang mengira yudas adalah nabi Isa menangkapnya dan menyalib yudas....
             Sedangkan nabi Isa akan turun dari langit di akhir zaman untuk membunuh dajjal.

Tipu daya manakah yang lebih baik?!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar