ISA
PUTRA MARYAM ‘alaihissalaam
Orang orang yahudi membencinya
dengan mengatakan Isa sebagai anak pezina. Sebaliknya, orang orang nasrani
berlebihan dalam mencintainya mereka mengatakan ia adalah anak tuhan bahkan
mereka mengatkan bahwa ia adalah tuhan... sedangkan kita orang islam mengatakan
bahwa nabi isa adalah hamba dan Rosul Allah... subhaanallaah betapa indahnya
islam. Tidak mendholimi dan berlebihan dalam memberikan hak kepada nabi Isa.
Maryam ibunda isa adalah putri
Imron. Istri Imron bernadzar ketika mengandung maryam agar ia serahkan anaknya
untuk Allah subhaanahu wa ta’aala. Ketika istri imron melahirkan, ia meliharkan
seorang anak perempuan yang kemudian di beri nama MARYAM. Kemudian maryam
dewasa tinggal bersama zakaria di sebuah tempat ibadah.
Ketika maryam mengambil tempat yang
jauh di sebelah timur, ia kedatangan seorang yang tak lain adalah malaikat
Allah yang menyerupai manusia. Maryam berkata “aku berlindung kepada Allah dari
kamu “ dia berkata “ aku adalah utusan Allah untuk memberimu seorang keturunan”
maryam berkata “bagaiamana mungkin aku memiliki keturunan sedangkan aku belum
menikah dan aku bukan pezina ?!” dia menjawab “ begitulah keputusan Allah agar
Allah jadikan sebagai tanda tanda kekuasaanNya.” Tak lama kemudian ibunda
maryam pun mengandung. Maryam tahu apa kata kaumnya jika ia hamil padahal ia
tidak menikah, oleh karenanya ia pergi ke suatu tempat dan bernaung di bawah
pohon korma... maryam berkata “seandainya aku mati dan aku tak pernah di ingat”
(perkataan yang menunjukkan maryam sangat kebingungan apa yang harus ia jawab
ketika kaumnya nanti menanyakan anaknya). Allah tidak pernah menyianyiakan
hambaNya yang solih. Allah jadikan pohon korma itu tunduk kepada Maryam. Maryam
cukup menggoyangkan batang pohon korma itu maka korma korma akan berjatuhan.
Allah berkata kepada maryam “makanlah dan minumlah dan tenanglah... jika orang
orang bertanya kepadamu katakanlah aku bernadzar kepada Allah untuk tidak berbicara kepada orang lain.”
Dan lahirlah nabi Isa
‘alaihissalaam. Serta merta kaumnya bertanya kepada maryam “wahai saudari harun
, ayah kamu itu bukan orang jelek dan ibumu bukan pezina?!” (maksudnya : mereka
menuduh maryam berbuat zina padahal ayah maryam seorang soleh begitu juga
ibunya, lantas bagaimana bisa maryam berbuat zina?) maryam pun tidak menjawab
pertanyaan mereka, ia hanya memberi isyarat untuk bertanya kepada anakanya,
kaumnya berkata “bagaimana mungkin anak yang masih di gendong bisa menjawab ?!”
tetapi dengan mukjizat Allah nabi Isa yang ketika itu masih di gendong menjawab
“ aku adalah hamba Allah, Allah akan memberikan kepadaku al kitab dan
menjadikan ku seorang nabi. Dan aku di berkati dimana aku berada dan
memerintahkan aku untuk sholat dan zakat sepanjang hidupku. Dan memerintahkanku
juga untuk berbakti kepada ibuku dan tidak menjadikanku seorang yang sombong.
Keselamatan bagiku pada hari kelahiranku hari kematianku dan hari
kebangkitanku.”
Di zaman nabi Isa, kemajuan manusia
ketika itu di ilmu kedokteran. Masing masing orang memilki kemampuan kedokteran.
Ketika itu nabi Isa di beri mukjizat oleh Allah berupa mampu menghidupkan orang
meninggal. Dan hal ini tentunya mengejutkan banyak belah pihak.
Nabi Isa di kepung oleh pasukan
kerajaan yang di hasud oleh yahudi untuk menangkap isa. Pengikut nabi Isa
bernama yudas berkhianat atau bahkan ia memang sudah dari awal di pasang
sebagai intelejen. Ketika hari penggerebekan, yudas lah yang menunjukkan tempat
nabi Isa. Akan tetapi Allah terus menolong hambaNya. Allah angkat nabi Isa ke
langit dan Allah serupakan wajah nabi Isa dengan Yudas, sehingga pasukan
kerajaan yang mengira yudas adalah nabi Isa menangkapnya dan menyalib yudas....
Sedangkan nabi Isa akan turun dari
langit di akhir zaman untuk membunuh dajjal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar