NABI
LUTH ‘alaihissalaam
Nabi Luth ‘alaihissalam memiliki
hubungan kekeluargaan dengan nabi Ibrahim ‘alaihissalaam. Nabi Luth berdakwah
di negri sodom. Kaum nabi Luth adalah kaum yang kafir kepada Allah. Di samping
itu mereka memiliki kelainan menyukai sesama jenis. Mereka tidak bermu’amalah
sebagaimana mestinya manusia normal. Seringkali nabi Luth mengingatkan mereka
akan perbuatan menyimpang mereka tapi hanya penolakan dan carcian yang di
terima oleh nabi Luth ‘alaihissalaam. Mereka mengatakan “ keluarkan saja Luth
dan pengikutnya dari negri kita..!! mereka manusia sok suci..!!”
Suatu hari, nabi Ibrahim kedatangan
tamu yang tak lain mereka adalah utusan Allah subhanahu wa ta’aala. Tamu itu
merupakan malaikat yang membawa 2 perintah dari Allah subhaanahu wa ta’aala.
Perintah pertama ialah kabar gembira untuk sarah istri nabi Ibrahim akan
kehamilannya yang di tunggu tunggu selama ini. Perintah kedua adalah mengadzab
kaum nabi Luth ‘alaihissalam. Ketika mendengar kabar itu, nabi Ibrahim sempat
menego malaikat untuk memberi tenggang waktu kepada mereka diharapkan agar
mereka mau bertaubat. Akan tetapi malaikat yang tidak memiliki hawa nafsu tidak
bisa di ajak negoisasi.
Tibalah para malaikat di tempat
nabi Luth, ketika nabi Luth kedatangan tamu yang berparas rupawan nabi berkata
“betapa sempitnya hari ini...” (ucapan yang di ucapkan ketika sesuatu tidak
berkenan menimpa). Serta merta kaumnya nabi Luth menemui nabi luth dan meminta
para tamu itu di serahkan kepada mereka. Lantas nabi Luth pun menolak seraya
berkata “bertakwalah kalian kepada Allah wahai kaumku dan janganlah kalian
kecewakan aku di hadapan tamu tamu ku... ambillah anak anak perempuanku mereka
lebih baik untuk kalian....”. lantas kaumnya menjawab “bukan kah kamu tau, kami
tidak menginginkan putri putri mu dan kau tahu apa yang kami mau...” para tamu
itu berkata kepada Luth “ kita adalah utusan Allah, dan mereka tidak akan sama
sekali menyentuh kami. Pergilah engkau bersama pengikut mu kecuali istri mu..
karena akan menimpanya sama seperti apa yang akan kami timpakan kepada kaumnya.”
Nabi Luth pun pergi meninggalkan kaumnya dan Allah adzab kaumnya dengan Allah
balikan bumi mereka dan Allah hujani mereka dengan bebatuan.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar